BERMALAM BERSAMA SENJA
Bermalam Bersama Senja
Hai kamu perempuan penikmat senja.
Di ujung senja yang mulai menghilang, aku selalu menunggu sosok
bayangan perempuan disana. Selalu menunggu sampai akhirnya aku lupa untuk
kembali. Mencari disetiap sudut-sudut yang membuatku merenung untuk
memikirkanmu.
Wahai perempuan penikmat senja. Aku selalu duduk bak teras rumah,
menyanyikan sebuah lagu perpisahan yang membuatku teringat kembali masa-masa
kita bersama dulu. Aku sempat kesal pada semesta, mengapa perpisahan itu selalu
menjadi akhir dari pertemuan? Padahal aku belum sempat mengucapkan selamat
tinggal.
Kini aku kembali merasakan kesepian setelah kutemukan banyak arti
tentang kerinduan. Setiap senja datang, aku teringat kau selalu datang dalam
sosok bayangan, menemani setiap kisah hidup yang baru saja aku temui. Tapi
sayang, kau hanya bisa melihat itu saja tanpa harus bisa masuk ke dalamnya
lagi.
Hati ini sudah separuh aku titipkan pada langit, separuh lagi aku
simpan pada setiap senja yang hadir. Berharap ada lagi perempuan sepertimu yang
akan hadir mengisi jiwa kusam ini. Mengisi hari-hari penuh warna. Kau bak senja
yang bermetamorfosa menjadi sebuah kerinduan, bahkan sore mempersiapkan
kehadiranmu dan malam pun menantikanmu untuk bisa hadir kembali dalam
pelukannya.
Komentar
Posting Komentar