Postingan

BERMALAM BERSAMA SENJA

Bermalam Bersama Senja Hai kamu perempuan penikmat senja. Di ujung senja yang mulai menghilang, aku selalu menunggu sosok bayangan perempuan disana. Selalu menunggu sampai akhirnya aku lupa untuk kembali. Mencari disetiap sudut-sudut yang membuatku merenung untuk memikirkanmu. Wahai perempuan penikmat senja. Aku selalu duduk bak teras rumah, menyanyikan sebuah lagu perpisahan yang membuatku teringat kembali masa-masa kita bersama dulu. Aku sempat kesal pada semesta, mengapa perpisahan itu selalu menjadi akhir dari pertemuan? Padahal aku belum sempat mengucapkan selamat tinggal. Kini aku kembali merasakan kesepian setelah kutemukan banyak arti tentang kerinduan. Setiap senja datang, aku teringat kau selalu datang dalam sosok bayangan, menemani setiap kisah hidup yang baru saja aku temui. Tapi sayang, kau hanya bisa melihat itu saja tanpa harus bisa masuk ke dalamnya lagi. Hati ini sudah separuh aku titipkan pada langit, separuh lagi aku simpan pada setiap senja yang hadir. Berha...

DIA#4

  DIA#4 Bolehkah aku mengungkapkannya?      Ini tentang dia yang menjaga hati. Ini bukan hanya sekedar rasa dan bukan juga sekedar ingin memiliki tapi ini tentang bagaimana caranya membuatmu juga memiliki rasa ingin memiliki diriku. Aku yakin rasa ku ini kau sudah tahu tapi aku tak pernah tahu bagaimana rasa yang kau miliki terhadapku.      Dimatamu penuh dengan sosok sempurna dan aku sadar aku takkan pernah ada disana. sikapmu seakan ingin aku datang tapi pandanganmu seakan membuatku harus pergi jauh. Lalu apa yang harus aku perbuat? Memilih pergi atau memilih tetap diam?       Dari pertanyaan itu seolah jawaban semua itu seakan baik-baik saja agar kau tak pergi dan tetap disampingku. Lagi-lagi aku harus mengikuti egoku yang memilih pura-pura tidak tahu yang sedang terjadi dan  memilih untuk bungkam.   

KENANGAN SENJA

Kenangan Senja Tempat dimana semua cerita kita awali.       Menatap langit senja sembari tersenyum sebab kagum atas indahnya langit saat itu. Udara semakin lama semakin sejuk tanda malam sebentar lagi akan tiba. Tapi kita tetap berdiri terpaku menatap langit menunggu matahari tenggelam. Saat itu kita saling berpegangan tangan, saling menguatkan dan saling percaya hal baik akan terjadi di esok hari. Semua telah berubah bagai kayu yang menjadi arang, kenangan hanya tinggal kenangan. Sulit melupakannya seperti aku harus mengingat tempat yang tak pernah aku kunjungi.      Hari demi hari aku lewati demi janji yang harus kutepati pada sore itu. Dimana aku berjanji untuk percaya hal baik akan terjadi. Disaat aku termenung, aku dikagetkan oleh suara kicauan burung yang seakan-akan menyemangatiku dan membuatku tersadar ada hari indah yang tetap harus ku jalani walau kau tak disampingku.   

HARAPAN

  HARAPAN Kenapa semesta mempertemukan kita? Hingga akhirnya perpisahan menjadi jarak diantara kita. Kenangan yang kian merambat otak menjalar ke setiap organ hati lalu bereaksi menjadi sebuah kerinduan yang tak sempat tersampaikan. Malam menutup perjumpaan, detak jantung yang tidak karuan bermetamorfosa menjadi sebuah nyanyian keheningan. Diam sunyi, kembali pada sebuah ingatan kecil dalam peristiwa masa lalu. Ketika hati mulai menyerah, resah dan berputus asa datang sosok mentari yang membawa cahaya pelangi.  Menghiasi kesunyian malam pada waktu itu. Sore melirik malam tanda harus pulang. Senja pamit bersama dengan sebuah harapan baru.

NYANYIAN DI UJUNG SORE

Nyanyian di ujung sore Suatu hari nanti kau akan menemukan senjamu, dia tidak redup dan pamit ketika malam tiba. Dia akan menjadi pelangi disaat harimu kelabu dan dia akan menjadi senja disaat hatimu mulai rapuh. Dia akan selalu bernyanyi di ujung sore bersama para burung dan angin untuk menyapamu. Dia akan selalu ada disini, di dalam hati dan doa yang kau pajatkan dalam sujudmu. Percayalah Tuhan hanya ingin mengujimu Dia layaknya seekor burung merpati putih yang terbang dan bernyanyi setiap sore, menanti setiap waktu untuk menemukan belahan jiwanya. Tiap nyanyiannya berisikan harapan dan doa, kelak dia akan menemukan pasangan sejatinya yaitu kau. Burung merpati putih yang Tuhan berikan pada dia.

BAIT RISAU

Bait Risau      Malam menyelimuti dinginnya hati. Suara jangkrik yang terdengar jelas membuatku berhenti sejenak dari renunganku. lampu yang redup kini kian mati, aku dihantui dengan ketakutan yang kian menjadi seolah semesta sedang menghakimi. Jam menunjukkan pukul   sepuluh malam  , aku kembali terlelap dalam sebuah mimpi. Mimpi yang menjadikan alur kehidupan yang sejati. Sampai aku lupa untuk kembali pada sebuah jawaban yang lama kunanti, yang lama ku pahami. Diam sunyi dimakan waktu hingga sebuah kecewa hadir dalam lubuk hati. Ini menjadikan babak baru akan dimulai kembali.     Kerisauhan semenjak dulu kurasakan, penderitaan tiada akhir dalam dimensi kekuatan cinta. jatuh dan jatuh itu bukan sebuah halangan, bukan juga sebuah penyesalan. Akhir kehidupan ini masih misteri, belum tahu berunjung sampai mana. Layaknya sebuah kehidupan di awak kapal, mereka harus berjuang melawan badai jika putus asa mereka akan kalah. Jika malawan mereka akan menang, m...

SUARA ALAM

Suara Alam         Coba sejenak kita beristirahat dan duduk dalam keheningan malam. Pikiran kita perlu liburan sejenak untuk melepaskan segala kekacauan dunia. Cobalah untuk menyapa alam sekitar dan dengarkan suara kecil mereka saling bertautan dengan semesta, dengarkan degup jantung dan curhatan mereka yang seolah-olah sedang bercerita dongeng kepada sang anak, pasti kau mengerti arti kehidupan yang kau jalani. Terkadang itu cara Tuhan agar kita merenung untuk memanipulasi pikiran.     Suara alam selalu menawarkan kerinduan kepada setiap manusia yang selalu bersyukur. Suara alam mewakilkan setiap jiwa manusia yang sedang merasakan keresahan dan kebingungan sehingga akan tercipta dimensi kebebasan setelah menemukan titik temu. Kadang seseorang tidak sadar bahwa alam pun ingin merasakan kenyamanan, merasakan kebebasan dan merasakan bagaimana untuk tetap hidup ditengah fana yang mungkin akan menjadikan alur kehidupan yang tidak seimbang.    Mal...